Trace Fault Hunter
Begitulah kata yang tepat buat
kami setelah mendapatkan pengarahan mengenai apa yang akan kami lakukan selama
di Pasuruan. Pasuruan merupakan salah satu kota di Jawa timur dengan cadangan
air bawah tanah yang melimpah . Selama 6 hari mulai tanggal 6 Agustus hingga tanggal
12 Agustus kami berempat (saya, Gusti Faisal Ismawan, Adityo Dwi Nugroho dan
Mufis=d Syaifurrahman) diminta “membantu” pengambilan data untuk disertasi S-3 Bu
Gayatri. Bu Gayatri Indah merupakan dosen muda teknik geologi UGM dalam bidang
geologi dinamik terutama mengenai Struktur Geologi dan sedang menempuh
pendidikan doctoral di San Diego Universiity. Disertasi ibu Gayatri mengenai
pola Struktur geologi pulau jawa ini mengambil beberapa lokasi pengamatan mulai
dari timur hingga ke barat pulau Jawa,salah satunya di lokasi ini. Sebelumnya
ibu telah melsayakan analisa terutama dari foto Udara serta melsayakan survey
sebelum melsayakan pengambilan data daerah ini. Ibu Gayatri mengambil daerah
ini akibat adanya indikasi struktur berdasarkan kelurusan yang memanjang dari
NW-SE dan terbukti dilapangan ditemukan adanya gawir sepanjang kelurusan
tersebut (sebelumnya pada peta geologi regional hanya diplot sebagai kelurusan
bukan garis tegas sesar), gawir tersebut mengalami pergeseran dan menyebabkan
terjadinya pergeseran topografi pada daerah tersebut istilahnya roll back.
Metode yang dilsayakan oleh bu
Gayatri adalah Trenching. Trenching dilsayakan dengan pembuatan parit Uji di
sepanjang dataran alluvial untuk mengetahui kondisi bawah permukaan dalam
kedalaman yang dangkal namun dengan pengamatan horizontal yg cukup panjang. Yang dipersiapkan trenching yang
pertama adalah penentuan lokasi untuk dilsayakan penggalian ini, dengan
pertimbangan beberapa aspek mulai dari apakah dapat mengcover daerah
penelitian,pendugaan terhadap lokasi yang dianggap prospektif terhadap bukti
adanya struktur (berdasarkan survey dan hipotesa terhadap kasus dari lokasi
penelitian) hingga faktor kemudahan terutama masalah perizinan apalagi daerah
penelitian merupakan daerah konflik antara pihak TNI dan warga sipil, sehingga
faktor keamanan sangat dibutuhkan dalam melakukan kegiatan ini.
Total 6 hari kami melakukan
pengambilan data, mulai dari tahapan scraping, observasi pengamatan gejala
struktur seperti rekahan dan channel dll, pengambilan sampel karbon, tahapan
griding hingga dokumentasi serta pembuatan peta topografi (Untuk lebih detail
mengenai observasi lebih jelas langsung bertanya dengan bu Gayatri) hebohnya
ketika kami melsayakan penelitian banyak warga sipil yang datang dan berpikir
mulai dari kami dikira menemukan emas, gas, pembuatan terowongan dan lainnya.
Pengalaman yang benar-benar
pengalaman ketika saat siang hari saya kebelet untuk buang air besar. Suasana panas
terik dan tandusnya ladang serta jauhnya ke rumah warga membuat saya berlari
kencang untuk meminjam wc namun ternyata setiap rumah tidak memiliki WC,mereka
membuang air besar jika tidak di ladang ya berarti di kolam lele. Tanpa basa-basi
ditemani oleh pak waluyo TNI yang setia menemani kami selama melsayakan
trenching,saya memilih di kolam lele warga,dan benar-benar terpaksa untuk melsayakannya
dibandingkan dengan di ladang. Sangat kontradiksi sekali dengan besarnya
cadangan air tanah di Pauruan terhadap kekeringan serta penyediaan sarana MCK
bersih untuk warga Pasuruan.
Tapi Overall,it was great
experience in my life, tak akan terlupakan dan sangat bernilai. Pengetahuan semakin
bertambah dengan sharing yang dilsayakan bu Gayatri dan pak hendri kepada kami
mulai dari akademis, atiitude hingga pengalaman keduanya. Pesan yang didapat “where
there is a will, there is a chance, keep forward and deal your problem with
your effort as much as possible”
Terimakasih bu gayatri dan pak hendri
-“ I am quite sure that your contributions
were central to the success!! It has been a great pleasure to work with you
all. I honestly think that you all are very good geologist, with excellent
attitude and work ethics, and I believe a bright future is on your paths.
Please keep the good work and keep in touch!” bu gayatri said-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar