Rabu, 21 Maret 2012

What a beautiful day

Luar biasa hari ini.........

Hari ini terasa spesial buat kami berempat, saya,ical,bule dan indra, melakukan presentasi ke pak Bagyo,pak Wahyu dan pak Agung selama kami melakukan research di Palu, awalnya ketar-ketir naudzubillah,soalnya antara takut kena semprot gara2 gak serius selama di Palu,atau masih belum confidence dengan peta Geologi yang kami buat,presentasi di mulai pukul dua sampe jam setengah lima sore di ruang sidang 3-1,

Cukup bikin nyali bertambah, ngerasain suasana sidang bedanya ini lebih santai tapi tetep aja pertnyaan dosen itu mematikan sekali,mulai dari pertanyaan subduksi tipe cordileran saat kapur di Sulawesi, pertanyaan basic DEM itu dari apa dan banyak lagi, sudah berusaha jawab tapi bapaknya cuma bilang sambil ketawa "di pelajarin lagi, nanti pas sidang pasti dosen pengujinya nanyain yang basic kaya gtu", yahhh yang penting gak di teriakin di awal,kami mulai presentasi tentang apa saja yang kami temukan mulai dari endapan mollasse,endapan tsunami,endapan alluvial fan sampe masalah struktur,selama itu dikasi beberapa pendapat dari beliau yang ternyata sudah pernah ngelakuin pemetaan disana sampe akhirnya selesai juga

Satu kata dari kami semua "Alhamdulillah" bapaknya sedang good mood tidak terlalu mempermasalahkan, kami diminta melakukan digitasi peta dan analisa peta lewat DEM untuk langkah selanjutnya, Terimakasih bapak semua, kata-kata pak Bagyo sebelum kami selesai yang bikin kami merasa di surga itu "Very good, and good Work",wahhhh rasanya melayang. kami berempat, tapi tetep kerjaan selanjutnya menunggu, tetep harus fokuss dan kerja keras,semoga pak Bagyo, Pak Wahyu dan pak Agung tidak bosan untuk terus membimbing kami

Setelah selesai presentasi,saya harus segera ke lab bawah untuk jaga praktikum petrologi, Acc 2 kelompok dan ujung-ujungnya bakal baru Acc besok karena panggilan futsal angkatan 2008,agak telat satu jam,tapi sangat menikmati main bareng angkatan,it's so amazing,bener-bener angkatan luar biasa, semoga Porsgeo futsal tahun ini bisa juara :D

semoga besok lebih lebih dan lebih menyenangkan, Amien

Sabtu, 17 Maret 2012


ADA YANG SALAH DENGAN GEOLOGI UGM???

Postingan kali ini tentang tradisi aneh yang udah jadi kebiasaan di Geologi. selama kuliah disini gak dipungkiri Geologi UGM salah satu jurusan terbaik di Indonesia bahkan asean,terutama dalam hal kebumian berkat sarana & prasarana laboratorium yang lengkap, dosen&staff yang luar biasa hebatnya, perpustakaan yang luar biasa dan hal lainnya tentang akademis, tapi di balik itu ada hal yang aneh di geologi?
yah, berkaitan dengan aktivitas antar mahasiswa lebih tepatnya, Tradisi aneh yang masih dipertahankan salah satunya 

1. Junior selalu dijadikan "bulan-bulanan" oleh kakak tingkat, 
terutama di acara olahraga, hal itu pernah aku alami sendiri waktu masih sebagai junior paling muda (baru masuk Geologi), dibentak-bentak di Lapangan, disikut, sampe perut pernah di tendang oleh senior yang kuanggap paling ganteng (yang ujung-ujungnya malah jadi akrab gara2 satu tim),kalo di pikir2 aneh juga tradisi ini masih terus di pertahankan, alasan utama untuk pendidikan "mental" lah, "mereka" gak sopan selama di kampus, "mereka" masih belum kompak tapi coba dipikir baik-baik, kalau masalah mental didiklah dengan mental sportivitas,bukan malah main "kotor" buat dapetin kemenangan,toh untuk mental di lapangan udah ada sarananya di PGL atau PDL (versi baru),yang kaya gini malah bentuk mental yang akan terus bakal jadi kebiasaan ke depan,pikiran junior "yah,wajar diginiin,kita paling junior",efeknya tahun berikutnya "kita harus tindas tuh junior,kan memang digituin,kita kasi "pelajaran",toh kita dulu digituin", akhirnya jadi keterusan setiap tahun, mau bikin "kompak" yah balik ke mereka sendiri,lebih baik kompak karena apa adanya,atau belajar muka dua dengan kompak ada apanya, trus alasan "mereka gak sopan di kampus",ayok mending langsung di tegur frontal di kampus daripada merembet ke hal-hal lain. Mari temen-temen bukan bermaksud menghujat,tapi itu jelas suatu kesalahan yang harusnya di perbaiki kedepannya, untuk para senior yang baik hati (sebenernya) mari sportif,kalau memang ingin main "kasar" silahkan tapi terima konsekuensi seperti kartu kuning/merah atau fouled out (di lapangan),gak perlu teriak-teriak ke wasit, gak perlu bikin ricuh sampe gak terima hasil pertandingan. kadang di dunia profesionalpun main kasar itu sering terjadi,tapi konsekuensi ditanggung sendiri, mainlah dengan mindset "kita harus menang" dengan main totalitas, totalitas disini dalam artian bermain sungguh-sungguh, dapetin bola, rebutan bola wajar kalo cenderung kasar, tapi jangan sekali-sekali punya mindset ngerebut atau dapetin bola buat nyakitin junior. 


2. ujung-ujunge Ribut
kalah-menang ujung-ujungnya ribut,tapi jarang yang berakhir tawuran, selama di Geologi menurut aku sendiri  geologi itu bukan jurusan yang harus ditakuti, kami fair, sportif dan slalu berusaha jadi yang terbaik, yang ditakutin jurusan lain "nih geologi ikut kompetisi kita?wah tar ribut lagi", gak bisa dihindari klo geologi punya ikatan solidaritas yang kuat,dukungan suporter yang luar biasa,jadi terkesan selama pertandingan ribut. Geologi gak pernah mau cari ribut tapi satu jangan pernah menghina,ngejek Geologi kami,sekali kami dengar,kami gak segan-segan turun langsung menghancurkan saudara (hahah,keliatan serem tapi it's serious), kalau gak mau disinggung jangan pernah "menyinggung" duluan,itu prinsip kami, terus waktu EBL yang ngadain tekim,memang terkesan geologi bikin "ribut", yah masih dalam tahap kewajaran karena memang panitia agak gak profesional terutama LO geologi, jadwal berubah tiba-tiba dan gak ada ngasi kabar ke tim Geologi,saat kami sudah berusaha datang (padahal waktu itu ujan),tim didiskualifikasi, so, jelas kami marah,pertama ini udah masuk ke semifinal buat ngelawan teknik UNDIP dan kami satu-satunya tim UGM yang masuk sampe semifinal,terus biaya pendaftaran sampe 750 ribu/team (ini termasuk sangat mahal buat suatu kompetisi yang harusnya bisa tunjukin profesionalitas panitianya donk) 3. kami ujan-ujanan datang,sampe suporter juga udah banyak yang datang,padahal masih ada kuliah,omset penjualan tiket terjual banyak juga dari kami,hahaha ini udah satu taun yang lalu kejadiannya,cuma mau nekanin kami bukan tim cari ribut, kami tim geologi yang rame terdiri dari pemain dan pansergeo!!

balik ke tradisi, nah itu di luar kampus wajar, selama harga diri tidak diinjak,kami masih bisa bersifat loyal dan bisa dipertanggung jawabin,nah sekarang malah jadi pihak intern yang ribut, nah kalo yang ini keterlaluan,kenapa?soalnya kita ini satu bagian geologi dididik dan dibesarkan HMTG,buat apa cari ribut,toh yang menang juga gak dapet apa-apa juga,mau dapet kebanggaan?bangga apa?orang malah ngeliatnya malah terkesan arogan dan bikin hal negatif buat kompetisi terkesan bikin kacau,mau cari perhatian adek kelas?gak penting,malah diliat nih orang2 bikin hancur acara deh.Aneh aja alasannya wasitnya gak jelas,apapun kondisinya coba diterima,wasit juga manusia beruntung masih mau diwasitin sudah tau dana juga terbatas,mau wasit standar PSSI/PERBASI/PBSI/lainnya toh hasilnya sama aja, inget lho latar belakang diadakan lomba-lomba yang sifatnya per angkatan buat kita semua juga biar sering ketemu inter angkatan atau antar angkatan, belajar sportifitas dan pastinya loyal terhadap HMTG. jadi inget waktu salah satu temen saya Eros mengingatkan seniornya "mas inget kita mahasiswa mas" (reaksi setelah dia dan temennya "dikasari" berulang kali,berani karena benar). so emang mau jadi preman?preman di kandang , mending inget tuh kata eros :) 

3. KOTAK-KOTAK ANTAR ANGKATAN!!!
that's funny reality that we faced in modern world,lucu, zaman gini masih kotak-kotak angkatan, memang wajarkalo lebih respek ke angkatan karena kita sering lebih berinteraksi dengan angkatan sendiri, tapi yang aneh KOTAKnya itu cuma dua "GANJIL DAN GENAP", entah yang mana masih pertahanin tradisi ini tapi ini salah satu indikator gak dewasa alias galau yang berkepanjangan, efeknya gak baik dan harus segera dihapuskan dari sekarang demi himpunan,demi kemajuan pribadi kita semua (untuk yang ini, bakal ada postingan khusus soalnya semoga kita semua cepet sadar,ini gak penting banget dan bisa jadi penyakit yang parah kalau diteruskan)

kata mbak jupe abis galau terbitlah move on, nah mungkin yang tadi impact orang-orang galau yang gak bisa move on, so mari move on dengan perubahan tradisi yang aneh dari diri kita sendiri,refleksi ke depan terutama kaitannya terhadap masa depan kita masing-masing, orang yang masih pemikirannya konservatif dan keterbelakang akibat kegalauannya,gak akan bisa maju buat kedepannya..bukan bermaksud menyindir oknum tertentu,tapi ini sifatnya secara keseluruhan mulai dari kebiasaan aku sendiri sampai melihat keadaan sekitar, damai itu indah, indahnya dunia dengan canda tawa penuh senyum kebahagiaan, meleburlah menjadi satu, satu geologi UGM, satu HMTG FT UGM!!!!!!!!!!!!

love to be a Geologist, love my HMTG, love my Geologi UGM


Dedicated for everyone who celebrates their birthday Now



Wishing you your days would be filled a colourful life
full of happiness,laugh and spirit of remarkable run to next life
Wishing you a day as sunny as your smile,
as warm as your heart as wonderful as you are!
may the sun's rays shines brightest on you today with the wind at your heals
can turn into a cloudy to be full of rainbows
hope you still like a candle that always give light to illuminate darkness around
full of good health for carrying out your ways
more greater challenges to be faced in the series reached maturity
be a strong,fun person for surrounding people esp. your family
wishing you all best time always come,best dreams be a best reality
be a special year for a special person
Happy birthday 
everyone









My New Experience in "Hammer City" (2)

Tanggal 13 kami berempat bersama mr.pyi dan pak agung berangkat menuju palu dengan transit selama 3 jam di Cengkareng dan tiba malam hari jam 9 malam di bandara Palu,saat kami keluar kami sudah disambut oleh Pak Rusli (dosen Universitas Tadulako yang mengambil S-3 di UGM) dan sekitar 12 orang mahasiswa Tadulako yang akan menemani kami selama di Palu
Kami diantar menuju rumah kosan yang bagus banget dan dapat dikatakan mewah,namun masih baru dan belum ada penghuni kosnya,kami berlima kecuali pak agung ditempatkan di kamar atas dengan fasilitas kamar mandi dalam,dan kipas angin,cukup mewah bila dibandingkan kosan di Yogya
Selama 1 bulan melakukan pemetaan aku ditemani enal,mahasiswa 2008 universitas tadulako asal Marowali,kesan “positifnya” orangnya baik dan “fighter” selama dilapangan,cukup dewa karena dianya yang sering ngebuka jalan selama di hutan,sering nemuin ular,ayam hutan,babi hutan sampe monyetpun yang aku sendiri gak lihat tapi yang kurang dari dia masalah sering bilang uangnya gak cukup akhirnya aku sendiri musti nombokin (selama di lapangan,dijatah makan 2 orang @20.000,uang bensin dan lainnya 25.000 total 65.000 anehnya selalu kurang padahal sekali makan 1 porsi gak lebih dari 20.000),gak masalah sebenernya karena memang orangnya baik dan selalu maksimal ngebantu selama dilapangan.

Banyak yang menarik selama di Palu :
1.     Selama di lapangan kesasar hutan kaktus, motong kontur, buka jalan, keinjek kaktus, ketemu berbagai macam hewan,mulai dari babi hutan,ular, ayam hutan,sapi donggala,monyet trus ketemu dengan bapak baik hati yang suka menolong (ketemu pas kesasar di hutan)

2.     Masalah makanan, lebih mahal dari di Yogya, nasi ayam goreng-bakar 12 ribu-14 ribu,  setiap pagi makan nasi kuning+kerupuk, nemuin es yang segernya luar biasa “Es Oyen”, makan makanan khas Palu KALEDO “kaki lembu donggala” jadi bener-bener Iga Sapi+kuah asam ditambah nasi/singkong rebus dan setiap iga sapi qta bisa “nyedot” sum-sum sapinya pake sedotan, es jeruk yang bener-bener jeruk gak asal-asalan kaya es jeruk jogja
3.     Uniknya di sana, warung “mas joko” ada di setiap tempat,bahkan pernah nemuin 4 warung berturut2 dengan nama “mas joko” di setiap 50-100 meter, sesame perantau asal jawa dengan nama awal yang sama mungkin aja joko sembung, joko tarub,joko tingkir, joko susilo joko sasongko lalalala
4.     Sering nemuin yang namanya tawuran dimana-mana,mulai dari antar keluarga,antar SMA,antar desa dll. Apalagi sekarang udah mau pilkada,wah tambah bahaya kalau kelamaan disana
5.     Ketemu tempat semacam porstitusi di Tondo (masuk daerah kapling),sengaja lewat soalnya mau ngambil data endapan pantai (coastal deposit) disitu, baru masuk aja udah dimintain uang 2000 per motor,setelah masuk ternyata semacam kampung satu dusun yang kehidupan saat siangnya seperti kehidupan normal,banyak anak-anak lagi main, ibu-ibu ngejemur pakaian dll, tapi yang aneh anak-anak yang main sambil megang botol “bir bintang” bekas semalam, trus ibu-ibu yang nongkrong depan rumah pada “berfose” dengan fose menantang, hampir di setiap rumah ada plakat kafe contohnya (yang diingat) café 88, Barcelona café, bintang café, setia café dll. Enal sang asisten setia ternyata sering jalan-jalan kesana dan cerita banyak kalau setiap malam udah mirip kaya legian bali,bedanya legian diisi ma turis internasional kalau tondo diisi produk lokal impor dari jawa dan sekitarnyadan para pengunjungnya biasanya para kuli bahkan bos2 yang kerja di daerah tambang. (pernah liat di TVone,polisi kedapatan “main” di Tondo,what??)
Hal yang mengenaskan itu mau jadi apa anak-anak mereka,kalau tau ibunya sendiri ternyata kelakuannya seperti itu L
6.     Pertama kali kami berempat ngisi semacam kuliah tamu di Universitas Tadulako,first time banget buat kami soalnya biasanya jadi peserta kuliah tamu dan sekarang malah jadi pembicara, awalnya dipikir cuma sharing tentang dunia geologi ternyata ada spanduk kuliah tamu dengan pembicara kami berempat+mr pyi,luar biasaa…bahasannya tentang konsep geologi mulai dari batuan,struktur,stratigrafi,geomorfologi sampe pemetaan geologi,terima kasih Universitas Tadulako

7.     Ketemu endapan (dalam geologi “belum terkonsolidasi/litifikasi menjadi batuan) yang tebel banget, belum pernah kami temukan selama fieldtrip di Jawa


Akhirnya petualangan kami berakhir tanggal 11 maret 2011, tepat di hari minggu, kami harus kembali ke kota tercinta YOGYAKARTA, walaupun harus transit 5 jam di Cengkareng,(bule dan Indra didatangi pacarnya masing2,terpaksa aku ma Ical jadi homo berdua barengan ma mr.Pyi) :) 

Overall, pengalaman yang luar biasa selama sebulan yang mungkin gak akan kami dapatkan dilain waktu,terimakasih buat seluruh temen-temen universitas Tadulako, Pak Rusli, bapak-ibu penjaga kos beserta fitrah yang selalu nemeni hari-hari kami di kosan,pak Agung setiyanto atas reconnaissance dan waktunya, pak Wahyu Wilopo yang datang disaat akhir pemetaan dan pastinya pak Subagyo Pramuwidjojo sebagai dosen pembimbing kami (get well soon,pak), terima kasih juga buat Mas Tatzky Reza dan Mas Swangga senior angkatan 2006 yang ngajak kami jalan-jalan ke Excelso dan dibayarin,sukses selalu mas bro….

Jumat, 16 Maret 2012


My new experience in "Hammer City" (1)

Akhirnya kesampean juga ngebuat blog, postingan pertama kali ini tentang keberangkatan kami ke palu untuk tujuan “mulia” . Unforgetable moment cause this's my first experiece to live there

Awalnya gak nyangka bakal ngambil skripsi tentang pemetaan geologi, sudah agak kapok dan illfeel teringat selama KL 2010,terlalu subjektif dan gak semudah yang kita bayangi,walaupun alhamdulilllah nilai yang didapat maksimal dulunya, pengen KP di oil company terlalu lama menghabiskan waktu padahal masih banyak yang harus dilakuin seperti kursus bahasa inggris,mobil (sama sekali belum bisa..) dan banyak lagi,akhirnya dari BM resty (temenku yang pling flat di geologi) lab geodinamik membuka semacam riset penelitian geologi di Palu dan membutuhkan orang,terlintas di otak tentang struktur sesar "palu koro" pak W*** (dulu pernah jadi bahan percobaan dapet nilai A,diturunin jadi C gara2 "seseorang kawan" nanya+ ngitung nilaiku dari awal yg seharusnya dapet B,dianggap gak jujur padahal masih di Samarinda dan gak bisa ngadep pak W***),karena suka banget dengan hal yg berkaitan dengan struktur akhirnya dengan  senang hati menerima tawaran tersebut,

Ternyata dapet temen lainnya yang pengen berangkat juga yaitu Indra Aryawan, Gusti Faisal Ismawan dan Syahli reza ananda (dua nama sebelumnya setelah dapet bujukan dari bule), seneng banget karena memang sejoli yang sama-sama “gila”,sangat nyambung dan pastinya selama satu bulan di Palu gak garing,itu yang paling penting, kita menyebutnya sebagai “palu team” Selain itu yang berangkat juga mr.Pyi mahasiswa S-3 dari Myanmar yang ingin melakukan riset tentang mikrotremor daerah Palu.

Sebelum kami berangkat melakukan pemetaan,kami berempat dibagi kapling pemetaan,besar luasnya tergantung dari sulitnya medan,setelah dilakukan pembagian secara acak akhirnya aku mendapat kapling 1 sebelah timur laut,kapling 2 tenggara oleh bule (reza) ,kapling 3 barat daya oleh indra dan medan paling berat siapa lagi kalau bukan fighter sejati ical di sebelah barat laut,gimana gak berat elevasi tertinggi sekitar 2000an dan slope dari daerahnya rata2 >50 derajat,aku cukup beruntung dapat daerah dengan kesampaian daerah yang cukup dapat diakses walaupun kebanyakan merupakan hutan yang dipenuhi kaktus dan tanaman berduri lainnya

sebagian kecil kaplingku selama pemetaan geologi

Akhirnya kami berangkat tanggal 13 Februari walaupun harus diundur dari rencana awal tanggal 3 februari,kami berempat sempet down dan gak jelas tapi cukup senang setelah pak agung memberikan kami tiket PP dan memberikan kepastian bahwa selama di “Hammer city” akomodasi,makan,sampe porter telah ditanggung,so kami cukup bawa “badan” untuk melakukan pemetaan geologi

harapannya sebelum ke palu 
1) Pastinya dapat pengalaman baru karena baru pertama kali datang ke pulau "K" ini
2) belajar tentang geologi lebih banyak lagi sekalian skripsi (sambil menyelam minum air), unik kisah geologinya (tar di bahas lain kali di postingan selanjutnya :) )
3) KURUS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!KURUSSSSS!!!!tambah macho six-pack kaya rio dewanto hahah
4) dapet temen dari asli sulawesi terutama universitas tadulako
5) aku geologist ya harus bisa bikin peta geologi (trus kenapa???)

Banyak kisah menarik selama di Palu,nanti bakal di buat postingan selanjutnya J